Dipolisikan soal Cuitan Sarkastis, Ahmad Dhani: Saya Tak Gentar terhadap para pembela penista agama
loading...
Ahmad Dhani datangi Polres Jaksel terkait pelaporan kasus cuitan sarkastis (Foto: Kanavino/detikcom)Jakarta - Musisi Ahmad Dhani mengaku tak gentar terkait adanya laporan terhadap dirinya dalam kasus cuitan sarkastis yang dilaporkan relawan Basuki Cahaya Purnama (Ahok), Jack Lapian. Dhani mengatakan, akan terus menyuarakan kebencian bagi para pembela penista agama.
"Pemanggilan polisi tidak akan membuat saya gentar untuk menyuarakan kebencian terhadap para pembela penista agama. Saya akan tetap terus menyuarakan kebencian kepada para pembela penista agama. Karena mereka harus dimusnahkan dari bumi Indonesia. Karena para penista agama merusak kebinekaan dan pembelanya pun seperti itu, merusak kebinekaan," kata Dhani di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Selasa (10/10/2017).
Dhani mengaku heran dengan para pembela penista agama yang seolah-olah telah menjadi suatu kaum. Menurutnya, saat ini ada anggapan yang menyatakan tidak boleh menyebarkan kebencian kepada para pembela penista agama.
Suami dari Mulan Jameela itu pun menegaskan dirinya adalah penyeru kebencian terhadap para pembela penista agama. Sebab, bagi Dhani, pembela penista agama merupakan salah satu perbuatan keji.
"Jadi di sini menurut saya, hari ini saya datang untuk menegaskan bahwa memang saya ini adalah penyeru kebencian kepada pembela penista agama. Karena pembela penista agama itu perbuatan yang keji dan nista," tegasnya.
Dia juga tak khawatir jika dirinya nanti ditetapkan tersangka oleh polisi. Dhani mengaku menghadapi hal ini dengan santai sebab menganggap yang dilakukannya itu benar.
"Nggak ada, saya sih santai saja. Orang yang saya lakukan benar bahwa saya memang tidak suka dan muak para pembela penista agama," tuturnya.
Sementara itu, Dhani juga merasa dirugikan dengan adanya kasus ini. Polisi juga, menurut dia, menjadi lebih sibuk karena adanya laporan dari para pembela penista agama.
"Ya paling waktu aja dirugikan. Sebenarnya polisi juga capek-capek amat mengurusi para pembela penista agama. Para pembela penista agama ini sudah jadi bangke. Kok masih diurusin saja gitu," tuturnya.
"Paling Safeea saja yang takut. Safeea soalnya pernah ke Mako Brimob," sambungnya.
(knv/jbr)
loading...
Tidak ada komentar: